Waduh! 300 Ribu Kendaraan di Bekasi Belum Bayar Pajak, Samsat Turun ke Perusahaan

oleh -162 Dilihat
oleh

Diskusi Bekasi Jumlah kendaraan yang belum membayar pajak di Kota Bekasi mencapai angka fantastis, yakni sekitar 300 ribu unit. Kondisi ini terjadi usai berakhirnya program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor pada akhir Juni 2025 lalu.

Situasi tersebut membuat pegawai Samsat atau Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kota Bekasi turun tangan langsung ke lapangan untuk melakukan langkah jemput bola. Kegiatan ini difokuskan pada perusahaan-perusahaan yang memiliki lebih dari satu kendaraan operasional, terutama yang tercatat belum menunaikan kewajiban pajaknya.

Kepala P3DW Kota Bekasi, Dani Hendarto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan merupakan penagihan secara langsung, melainkan pendataan ulang dan sosialisasi agar para wajib pajak segera melunasi kewajibannya.

“Kendaraan-kendaraan yang belum melaksanakan kewajiban pajaknya akan kami data ulang. Kami sampaikan juga imbauan secara persuasif agar pemiliknya segera membayar pajak sebelum dilakukan tindakan penegakan hukum,” ujar Dani, Kamis (6/11/2025).

Menurutnya, dari total sekitar 300 ribu kendaraan yang menunggak, sebagian besar merupakan kendaraan roda dua, disusul kendaraan roda empat milik perusahaan swasta dan lembaga jasa transportasi.

Dani menambahkan bahwa P3DW Bekasi juga bekerja sama dengan Satlantas Polres Metro Bekasi Kota untuk menggelar operasi gabungan dalam waktu dekat. Operasi ini ditujukan untuk menertibkan kendaraan yang belum membayar pajak sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pajak daerah bagi pembangunan.

“Pajak kendaraan ini kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, layanan publik, dan peningkatan fasilitas umum. Jadi kami harap kesadaran wajib pajak terus meningkat,” katanya.

Sementara itu, P3DW Kota Bekasi juga tengah menyiapkan inovasi layanan Samsat Keliling dan Samsat Door to Door, guna memudahkan masyarakat yang kesulitan mengakses layanan pembayaran pajak secara langsung.

Program jemput bola ini diharapkan dapat menekan angka tunggakan pajak secara signifikan menjelang akhir tahun 2025.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.